Gue masih nggak habis pikir sama orang2 yang menghujat Kangen Band. Bilang Kangen Band tai, kampungan, ndeso, jelek, gak berkualitas, ngemis, minta simpati, manfaatin tampang jelek buat dapet perhatian, atau apalah ejekan-ejekan nggak penting lainnya.
Heiiiiiii….!!! Apa lo yang ngomong gitu udah cukup sempurna untuk bisa berkata seperti itu? sekarang gini aja, kenyataannya mereka memang terbatas dalam segala hal. Namanya juga manusia, serba punya keterbatasan. Gak ada yang mampu menguasai dan mempunyai semua yang diinginkan dan dibutuhkan dalam hidupnya. Tapi lo yang selama ini cuma bisa cuap-cuap di TV atau internet jelek-jelekin band itu udah punya karya apa? Udah melakukan apa dan berbuat apa untuk orang banyak?
Setidaknya mereka udah bisa menghibur orang banyak, meningkatkan kesejahteraan keluarganya dengan jalan dan usaha sendiri…
Kalo lagu-lagunya dibilang nggak berkualitas, please ngertiin latar belakang mereka dari mana. Yang penting mereka udah ada keinginan untuk merubah nasib jadi lebih baik. Jadi biarin ajalah. Musik mereka juga gak norak-norak banget, cirikhas mereka memang mendayu-dayu dan terkesan datar. Tapi mereka juga pasti mau berkembang, gak jalan di tempat seperti lo-lo yang pada ngehina mereka. Cuma eksis di komen-komen postingan seperti ini dengan bilang : ‘lo alay, lo suka kangen band. Lo kampungan. Selera lo rendah. Lo bego, ya?’
Lagu-lagu Kangen Band ada beberapa kok yang gue suka karena gue rasa kata-katanya lumayan ngena di hati gue. misalnya ‘Yolanda’ dengan penggalan lirik : “Kamu di mana, dengan siapa.. semalam berbuat apa.. kamu di mana, dengan siapa.. di sini aku menunggumu dan bertanya….”
Terus lagu ‘Penantian yang Tertunda’, liriknya yang paling gue suka banget adalah… ‘Kau yang terbaik bagiku dan nomor satu…’ mungkin bagi orang-orang ini agak gombal. Tapi kalo perasaan dan keadaan hati lo lagi pengen yakinin ke orang yang lo suka kalo dia bener-bener ‘the best’ banget buat lo, lo pasti suka lirik lagu ini…
Rabu, 20 April 2011
Iklan Pemutih Kulit dan Wajah
Boleh nggak gue kasih singkatan “WTF” buat iklan2 pemutih kulit dan pemutih wajah? Bukannya mau sok-sok ngomong pake kata kasar dalam bahasa inggris gitu, tapi gue bener-bener benci sama iklan pemutih yang men-sugesti orang-orang kalo putih itu cantik. Kulit putih itu penting dan lebih terpandang.
Masih jaman aja mengagung2kan warna? Sekarang yang penting isi otak dan hati. yang penting otaknya cerdas dan hasil pikirannya bermanfaat buat orang banyak, dan hatinya bersih. Baik dan bisa diteladanin semua orang. Kalo dua aspek itu dimilikin sama semua orang (baik cewek maupun cowok), pasti kita terlihat cerah meski kita tidak berkulit putih!!!
Masih jaman aja mengagung2kan warna? Sekarang yang penting isi otak dan hati. yang penting otaknya cerdas dan hasil pikirannya bermanfaat buat orang banyak, dan hatinya bersih. Baik dan bisa diteladanin semua orang. Kalo dua aspek itu dimilikin sama semua orang (baik cewek maupun cowok), pasti kita terlihat cerah meski kita tidak berkulit putih!!!
Untuk Lima Orang Terhebatku
Ini adalah postingan blog yang gue buat untuk ngucapin terima kasih secara khusus buat orang-orang yang bener-bener berarti dalam hidup gue.
Sebelumnya, pastinya gue mau berterimakasih pada Allah SWT, karena Dia telah memberikan segala yang gue butuhkan. Segala indera yang lengkap dan sempurna, nafas yang berhembus setiap hari, jantung yang berdegup setiap hari, dan cerita-cerita hidup yang penuh kerikil dan angin surga.
Yang pertama, gue mau berterimakasih buat Mama. makasih, ya, Ma.. karena mama sudah dengan ikhlas menjaga, merawat, dan membesarkanku dari kecil. Juga mendewasakanku yang masih kekanak-kanakan. Terima kasih atas kesabarannya untuk menasehatiku setiap kali berbuat salah. Mengingatkan sholat, memasak setiap sebelum waktu makan, dan kelembutan yang membuatku ingin selalu memanja. Makasih atas semua kasih sayang yang sudah ditunjukkan, dibuktikan dan dipancarkan selama hidupku ini… aku janji. Aku janji kalau aku sukses, aku akan membahagiakan mama. aku mau mendirikan rumah buat mama. itu salah satu mimpiku untuk berusaha menjadi orang sukses di masa depan nanti ma!
Yang kedua, buat Urfi Muthi’ah, sahabat terbaik gue di SMP. Makasih banget atas kesetiaan, kesabaran, kebaikan, dan ketulusan lo karena lo satu-satunya temen yang mau bersahabat dan empati dengan keadaan gue. lo nggak minder temenan sama gue. lo satu-satunya orang yang kangen sama gue dan nungguin gue kalo gue lagi gak masuk sekolah. Lo temen curhat gue, dari hal yang penting sampe nggak penting. Dari yang bener-bener lo tau, sampe aib yang pengen gue bagi. Semuanya. Gue bahagia banget pernah memiliki lo sebagai sahabat gue. meskipun jarak kita udah jauh banget karena lo udah di Bangka, tapi gue gak akan pernah ngelupain lo Fi.. sampe kapanpun kita akan tetap jadi sahabat, ya. Gue pengen ketemu sama lo lagi, secepatnya dan selamanya bisa bareng2 sama lo mulu kayak dulu…
Yang ketiga, untuk Dale Carnegie. Karena pemikirannya dan pengalamannya yang dibagi di buku-buku pembangunnya, gue bisa berkembang dan berubah. Pembawaan gue jadi lebih nggak tertutup dengan lingkungan, sedikit demi sedikit gue jadi percaya diri untuk berbaur dengan temen-temen di SMA. Banyak ngomong sama orang, dan hasilnya di SMA gue punya banyak sahabat dan teman-teman baik. Sama kakak dan adik kelas juga dekat. Semua berkat apa yang gue praktekkin dari buku Dale Carnegie yang bersampul hijau dan gue stabilo-stabiloin di setiap tulisan pentingnya dan ‘resep’nya yang harus gue coba lakukan itu.
Yang keempat, untuk Mustika Apriyanti dan Naning Darmastuti (gue gak sebut lo satu per satu *yang satu nomor empat, yang satu lagi nomor lima* karena lo berdua itu sama. Lo dan gue adalah satu dan gak bisa dipisahkan dengan cara apapun). Gue bener-bener banyak berterima kasih ke kalian karena kalian udah mau bersahabat gue dan membuat gue bahagia. Meskipun kita cuman setahun bertiga, karena Naning kemudian pindah sekolah tapi gue bangga dan bersyukur banget pernah bertemu kalian dan bisa dapetin kalian sebagai sahabat sejati gue. meskipun kita banyak perbedaan, gue banyak kekurangan. Tapi kita saling mengerti, membantu, saling menghibur dan bikin ceria. Gue pengen kita selalu bersama2, sampe nikah pun nanti kita tetanggaan.. janjian ya! Bilang sama suami kita masing-masing nanti, bikin rumah sebelahan tiga2nya!!! :D hehehe….
Yang kelima, untuk seseorang yang gue sebut Pa’de. Terima kasih karena cuma lo dan baru lo cowok yang gue suka dan merespon gue dengan begitu baiknya, sampe gue juga rela berikan apapun ke lo dengan tulus. Meskipun kita gak in a relationship. Tapi lo yang secara gak langsung udah kasih kesempatan gue untuk pernah dapet perhatian dari cowok, seharian sama lo, ngobrol-ngobrol (meskipun dikit2 dan sebentar) sama lo, denger suara lo lewat HP, smsan dan chatting sama lo, ngeliat senyuman lo yang cuman diberi buat gue, harapan yang besar, lo udah bikin gue berubah, pemikiran gue jauh lebih logis-dewasa-dan berani sejak gue suka sama lo, dan klimaks pertamanya adalah lo kasih gue pelajaran berharga di chatting-an kita yang tengah malam itu meskipun kehapus karena FB gw eror. Tapi kata-kata lo itu masih gue rangkum dan simpan di otak kok. intinya, gue gak akan lupain kata-kata lo yang sangat berarti buat gue itu.. ^_^
Dan buat orang2 lain yang udah gue anggap dan anggap gue baik, terima kasih banyak.
I love you all…..purely…
Sebelumnya, pastinya gue mau berterimakasih pada Allah SWT, karena Dia telah memberikan segala yang gue butuhkan. Segala indera yang lengkap dan sempurna, nafas yang berhembus setiap hari, jantung yang berdegup setiap hari, dan cerita-cerita hidup yang penuh kerikil dan angin surga.
Yang pertama, gue mau berterimakasih buat Mama. makasih, ya, Ma.. karena mama sudah dengan ikhlas menjaga, merawat, dan membesarkanku dari kecil. Juga mendewasakanku yang masih kekanak-kanakan. Terima kasih atas kesabarannya untuk menasehatiku setiap kali berbuat salah. Mengingatkan sholat, memasak setiap sebelum waktu makan, dan kelembutan yang membuatku ingin selalu memanja. Makasih atas semua kasih sayang yang sudah ditunjukkan, dibuktikan dan dipancarkan selama hidupku ini… aku janji. Aku janji kalau aku sukses, aku akan membahagiakan mama. aku mau mendirikan rumah buat mama. itu salah satu mimpiku untuk berusaha menjadi orang sukses di masa depan nanti ma!
Yang kedua, buat Urfi Muthi’ah, sahabat terbaik gue di SMP. Makasih banget atas kesetiaan, kesabaran, kebaikan, dan ketulusan lo karena lo satu-satunya temen yang mau bersahabat dan empati dengan keadaan gue. lo nggak minder temenan sama gue. lo satu-satunya orang yang kangen sama gue dan nungguin gue kalo gue lagi gak masuk sekolah. Lo temen curhat gue, dari hal yang penting sampe nggak penting. Dari yang bener-bener lo tau, sampe aib yang pengen gue bagi. Semuanya. Gue bahagia banget pernah memiliki lo sebagai sahabat gue. meskipun jarak kita udah jauh banget karena lo udah di Bangka, tapi gue gak akan pernah ngelupain lo Fi.. sampe kapanpun kita akan tetap jadi sahabat, ya. Gue pengen ketemu sama lo lagi, secepatnya dan selamanya bisa bareng2 sama lo mulu kayak dulu…
Yang ketiga, untuk Dale Carnegie. Karena pemikirannya dan pengalamannya yang dibagi di buku-buku pembangunnya, gue bisa berkembang dan berubah. Pembawaan gue jadi lebih nggak tertutup dengan lingkungan, sedikit demi sedikit gue jadi percaya diri untuk berbaur dengan temen-temen di SMA. Banyak ngomong sama orang, dan hasilnya di SMA gue punya banyak sahabat dan teman-teman baik. Sama kakak dan adik kelas juga dekat. Semua berkat apa yang gue praktekkin dari buku Dale Carnegie yang bersampul hijau dan gue stabilo-stabiloin di setiap tulisan pentingnya dan ‘resep’nya yang harus gue coba lakukan itu.
Yang keempat, untuk Mustika Apriyanti dan Naning Darmastuti (gue gak sebut lo satu per satu *yang satu nomor empat, yang satu lagi nomor lima* karena lo berdua itu sama. Lo dan gue adalah satu dan gak bisa dipisahkan dengan cara apapun). Gue bener-bener banyak berterima kasih ke kalian karena kalian udah mau bersahabat gue dan membuat gue bahagia. Meskipun kita cuman setahun bertiga, karena Naning kemudian pindah sekolah tapi gue bangga dan bersyukur banget pernah bertemu kalian dan bisa dapetin kalian sebagai sahabat sejati gue. meskipun kita banyak perbedaan, gue banyak kekurangan. Tapi kita saling mengerti, membantu, saling menghibur dan bikin ceria. Gue pengen kita selalu bersama2, sampe nikah pun nanti kita tetanggaan.. janjian ya! Bilang sama suami kita masing-masing nanti, bikin rumah sebelahan tiga2nya!!! :D hehehe….
Yang kelima, untuk seseorang yang gue sebut Pa’de. Terima kasih karena cuma lo dan baru lo cowok yang gue suka dan merespon gue dengan begitu baiknya, sampe gue juga rela berikan apapun ke lo dengan tulus. Meskipun kita gak in a relationship. Tapi lo yang secara gak langsung udah kasih kesempatan gue untuk pernah dapet perhatian dari cowok, seharian sama lo, ngobrol-ngobrol (meskipun dikit2 dan sebentar) sama lo, denger suara lo lewat HP, smsan dan chatting sama lo, ngeliat senyuman lo yang cuman diberi buat gue, harapan yang besar, lo udah bikin gue berubah, pemikiran gue jauh lebih logis-dewasa-dan berani sejak gue suka sama lo, dan klimaks pertamanya adalah lo kasih gue pelajaran berharga di chatting-an kita yang tengah malam itu meskipun kehapus karena FB gw eror. Tapi kata-kata lo itu masih gue rangkum dan simpan di otak kok. intinya, gue gak akan lupain kata-kata lo yang sangat berarti buat gue itu.. ^_^
Dan buat orang2 lain yang udah gue anggap dan anggap gue baik, terima kasih banyak.
I love you all…..purely…
Langganan:
Postingan (Atom)
